YEE, :D
Awalnya aku senang, yang memang aku
sedang senang, ada tanaman kecil yang indah disana, menunggu untuk dirawat agar
menjadi tanaman besar nantinya, aku tak tau pasti, apa aku mampu merawatnya,
dan aku memang memutuskan untuk merawatnya, sedikit tak rajin memang, karena
aku terlalu sibuk kala itu, hanya sekilas memandang pertumbuhannya pelan-pelan
walau tak pesat.
AKU MENYAYANGIMU
Agak ganjil memang, semua yang
kujalani terasa ganjil, menunggu bunga muncul, tapi kenapa tak muncul ? :( kecewa memang, tapi itulah adanya,
tak ada bunga, namun aku senang merawatnya, tapi itulah adanya, tak ada rasa
bahagia yang membuncah, tapi aku senang, mengingat luka masa lalu, ya kau mampu
membuatku melupakan lukaku, mengeringkan goresan yang menganga segar, sekali
lagi aku senang, senang yang biasa, taktala hubungan terjalin, pasti ada kala
bunga pun layu, tapi ntah kenapa tak sekecewa dengan bunga yang ku anggap
edelweisku dulu, apa aku yang kurang rajin merawat? atau tanaman ini memang tak
istimewa bagiku ? aku tak mengerti, aku HANYA INGIN merwatnya saja waktu itu..
***
Sering bunga yang ku anggap edelweisku
muncul untuk sedikit mengingat masa laluku, aku senang memang namun justru senangku
lebih senang daripada senangku terhadap tanamanku yang sekarang, apa yang
berebeda, yah mungkin memang tanamanku belum dikatakan lama, justru SANGAT
BARU, aku merawatnya (posting) ..
***
Parasmu, munafik karena aku bukan
perempuan yang menomor satukan paras, tapi disini memang karena parasmu aku mau
mengambil jalan yang sama sepertimu, aku ingin menyusuri jalan itu, selang 1
bulan, hanya jalan lurus yang aku temui, jalan itu sunyi tak bernyawa, tak
berkelok, tak berpohon, BIASA, sangat biasa, apa yang aku cari ? hubungan yang
kuharapkan bukan seperti ini, salah siapa ini ? STOP !! jangan selalu
menyalahkan, ya mungkin ini salahku, karena aku terlalu tergiur dengan tanaman
indah itu, tapi memang, tanaman ini hanya indah, namun tak berbunga, dan tak
akan ada bakal buah disana, tanaman ini tak istimewa, childish sekali bila aku
enggan merawatnya lagi hanya karena ia tak berbunga, MUTUNG, haha.
Tapi aku memutuskan untuk mengikuti sifat childishku,
karena apabila aku memaksa merawatnya, akan terjadi kejadian laluku, aku tak
mau pada akhirnya dia dihatiku (tidak, dia tidak dihatiku, dulu ia di depan
pintu hatiku, kupindah agar tumbuh dihatiku namun ia enggan tumbuh) akan
teracuhkan, itu tidak adil, aku melepasnya, karena hatiku tak tepat untuk
pertumbuhannya :) KAU BUKAN UNTUKKU
Maret 2011, ketika keputusan telah terurai 22.00

No comments:
Post a Comment