Bagai hujan setelah kemarau panjang, bagai pelangi
setelah hujan badai, bagai sinar matahari setelah mendung pekat, aku jungkir
balik disini sayang :( tapi sudah cukup waktuku untuk
mengeringkan goresan yang menganga segar yang pernah ada “disini” menjadikanku
lebih kuat, menjadikanku seorang murid yang mengerti semua ucapan gurunya,
walau harus dengan perjuangan keras ku memahami semua ini, itu membuat
harapanku yang lalu bahwa kau edelweisku kembali, kembali menari bebas tak
mempedulikan rintangan yang akan kita hadapi, mungkin jauh lebih buruk, bukan
bukan, mungkin mampu membuatku jatuh bangun tak karuan, tapi kini kau
bersamaku, menjadi kaki dalam sebuah jalinan yang akan berjalan lebih panjang,
lebih kuat mengahadapi terpaan yang ntahlah kita belum mengetahui, taukah
sayang? ku merindukanmu :’)
SORRY,
Mungkin ku sempat tak ingin merawatmu,
mengabaikanmu, tak memberimu pupuk, tak menyiramimu. Aku mengerti, Kau enggan
mati dihatiku, kau masih tumbuh “disini”, kau tumbuh indah “lagi” :)
Kau lihat ini sayang? Cacat! bekas luka yang kau
gores dahulu, telah mengering, walau tak menghilang, tapi fakta tak bisa
menjadi opini. “I MISS YOU”, haha lebai memang, tapi aku memanfaatkan rahmat
Tuhan yaitu persaanku untuk merindukanmu, merindukanmu :
- Kamu yang menjadi sandaranku
- Kamu yang membuatku bergidik dengan pikiran kritismu
- Kamu yang membuatku ingin mengamini bahwa kau edelweisku
Hanya kamu.
Meskipun,
Yang pasti harus kamu tahu, merindu
itu menyesakkan, merindu itu menyakitkan. :’)
Terkadang
takutku tak mau jauh jauh dariku, ia ingin tetap disini, trauma yang selalu
membuatku bergidik setiap kali seperti film hitam putih yang sejenak terputar
dalam benakku, AKU TAKUT :’( tapi taukah ? aku mempercayaimu, dengan kebanggaan
yang tinggi bahwa kau kelak akan membuat edelweisku tumbuh indah “disini”,
walau takut akan ada ulat yang memangkas habis dedaunan, tapi ini edelweisku,
aku akan menjaganya :)
| edelweiss (bunga abadi) |
KAU KEMBALI :)
Kembali
berada disisiku, kembali selalu menguatkanku, kembali membuat air mataku selalu
menyusut habis setiap bersamamu..Kita buat mimpi mimpi baru yang dulu sempat
kandas, Batara Kala sempat mencaploknya habis tak bersisa yang kau gantung di
langit-langit hatiku.
Belajar
banyak dari semua kejadian ini, aku paham, aku mengerti, bahwa edelwies ini
telah mengakar kuat. GILA memang, tapi tanpamu aku gersang, nyawaku terkadang tak bersamaku, sejenak
meninggalkanku, yang kutahu ia mencarimu.
Melihatmu yang, WOW! Kau berubah seperti ini, keraguanku enggan singgah
dihatiku. Maafkan, kusempat mengacuhkanmu, bahkan sempat melihat Tanaman
Baruku, tapi disinilah aku, inilah aku, MENCINTAIMU yang sekuat tenaga
,menghidupkan edelweis ini :) Tak kan kulupa selamanya saat kau disisiku. Semua
mimpi ini, taukah ? aku diam diam mengamini, kita berjalan dalam 1 jalan yang
sama “lagi”. Aku disini RATRI AMINURASIH
selalu berharap kau edelweisku ARIA DHANANJAYA :)
![]() |
| i and you |
ditulis dengan kabahagiaan

No comments:
Post a Comment